Profil: Paul Pogba si Calon Legenda Masa Kini

Sebagai pemain sepak bola, nama Paul Pogba rasanya sudah pantas untuk disandingkan dengan para punggawa klub terkenal lainnya. Tapi tahukah Anda? Gelandang Manchester United yang  mengawali karir gemilangnya di tahun 2011 ini sempat pindah ke Juventus pada tahun 2012, namun akhirnya kembali ke MU di tahun 2016.

Paul Labile Pogba atau biasa disebut Paul Pogba merupakan pemain yang lahir di Lagny-sur-Marne, Prancis, pada 15 Maret 1993. Sebenarnya, Pogba memasuki dunia sepak bola sejak tahun 1999, di mana saat itu ia masih berusia 6 tahun. Pogba yang gemar sepak bola pun memutuskan untuk masuk ke klub lokal bernama Roissy-en Brie dan memegang status sebagai pemain junior selama 6 tahun di sana.

paul pogba

Setelah menginjak usia 12 tahun, Pogba menjadi bagian tim Torcy Football Club. Di klub ini, Pogba tidak bertahan lama dan pindah ke Le Havre FC dan cukup kompeten karena mampu mengikuti  aktivitas klub hingga 2 musim. Bahkan Pogba sempat didapuk jadi kapten tim dan sukses membawa klubnya masuk ke babak final tingkat lokal. Nah dari sinilah, kemampuan Pogba mulai memikat para pelatih dari berbagai dunia untuk merekrutnya.

Tak lama setelah membela Havre FC, tepatnya pada tahun 2009, Pogba resmi masuk akademi Manchester United. Di klub ternama Inggris ini, Pogba di usianya yang baru 17 tahun, hanya mengikuti 3 pertandingan. Karena kesempatan yang minim tersebut, membuat Poga tak berkembang seperti pemain lainnya. Kemudian ia memutuskan untuk hijrah ke klub Italia, Juventus FC pada tahun 2012.

profil paul pogba - manchester united

Sukses bermain di Juventus FC, Pogba sempat mendapat julukan ‘II Polpo Paul’ yang berarti “Paul si kaki gurita” karena kakinya yang panjang dan kecepatannya bergerak di atas rata-rata pemain lainnya. Secara perlahan tapi pasti Pogba mulai menunjukkan taringnya. Selain permainannya yang penuh akrobatik, ia juga dikenal suka membuat tim lawan kerepotan karena pola gerakannya yang sulit ditebak.

Semakin lama kemampuan Pogba kian cemerlang. Performanya yang selalu bagus dan fresh, menjadikan pemain bertinggi 191 cm ini incaran pelatih klub papan atas. Sebut saja seperti Manchester City dan Manchester United. Dua klub ini bersaing ketat untuk bisa memboyong Pogba ke klub mereka.

Namun, seakan berjodoh dengan mantan klubnya, Pogba pun menjatuhkan pilihannya ke Manchester United dan kembali merintis karir gemilangnya di sini. Berbagai catatan prestasi ia peroleh hingga detik ini. Bahkan ia dan rekan setimnya, Lukaku diprediksi bakal jauh lebih hebat daripada Ibrahimovic. Ia pun diklaim bakal jadi pemain legend berikutnya, menyusul David Beckham dan Cristiano Ronaldo yang telah lebih dulu menorehkan banyak prestasi bagi klub.

paul pogba wallpaper

Di Liga Inggris, permainan Pogba patut diperhitungkan seperti pencapainnya saat tergabung dengan Tim Nasional U-16. Ia bukan hanya ditunjuk sebagai ketua klub, melainkan sukses memboyong Prancis keluar sebagai pemenang dalam Tournoi du Val-de-Mame dan Piala Aegea.  Ia juga bermain dalam turnamen sepak bola U-17 pada tahun 2010 serta U-18, dan U-19.

Tahun 2013 silam, Pogba juga sukses membawa timnya sukses menjuarai Piala Dunia U-10 dan puncaknya ia menerima popularitas besar dan tentu saja hal ini menaikkan tingkat bayaran yang ia terima.

Kesuksesan seorang Paul Pogba menjadi contoh berulang, bahwa sukses itu tidak dibangun dalam semalam. Butuh latihan panjang dan waktu yang lama hingga akhirnya, Paul Pogba mendapatkan yang ia impikan. Bermain di klub ternama dan mendapatkan bayaran yang besar sekaligus popularitas di dunia sepakbola.